Jumat, 30 September 2016

Tugas Softskill

Windows Movie Maker

Windows Movie Maker adalah sebuah program untuk mengedit video sederhana. Windows Movie  Maker didesain bagi orang-orang untuk membuat video rumahan yang sederhana. Dengan Windows Movie Maker ini kita  bisa melakukan edit video secara sederhana dan dapat dimainkan dengan  WMP (Windows Media Player). Pada versi awalnya (versi 1.0) tools ini belum memiliki fasilitas yang lengkap, tetapi setelah mengalami perbaikan dan diluncurkan ke publik dalam versi terbaru (versi 2.0) tools-tools pada Windows Movie Maker menjadi lebih bagus dari versi sebelumnya, mengingat semakin banyaknya fasilitas yang disertakan didalamnya. Keistimewaan Windows Movie Maker ini dapat bekerja baik pada video kamera digital ataupun analog. Walapun Windows Movie Maker ini ditujukan untuk bekerja langsung pada camcorder DV, tetapi Windows Media Maker ini sudah mendukung capture card analog PCI dan kamera web berbasis USB. Jadi, Windows Movie Maker merupakan software  pengolah video yang bawaan dari windows XP. Meskipun Windows Movie Maker software bawaan, namun dapat menjadi program video editing yang lumayan bagus. Karena tidak hanya dari kemudahan dalam penggunaannya bagi para pemula maupun yang sudah handal, tetapi juga dikarenakan dukungan dari Microsoft yang menyediakan update serta fitur tambahan di website Microsoft.

1.      Kebutuhan System
Untuk dapat bekerja dengan baik, Windows Movie Maker membutuhkan sistem tertentu. Agar Windows Movie Maker ini dapat berkerja dengan baik, syarat-syarat kebutuhan sistemnya adalah :
–  Minimal Menggunakan Windows XP Home Edition atau Windows XP Profesional.
–  Kapasitas komputer  minimal Processor Intel Pentium III 600 Mhz atau Processor AMD Athlon, RAM 128 Mb, Harddisk 10 Ghz.
–  Memiliki peralatan untuk meng-capture Audio (untuk meng-capture audio dari sumber external), dan memiliki DV atau peralatan untuk meng-capture video analog.

2.      Jenis File
Jika kita menyimpan file Windows Movie Maker, maka akan disimpan sebagai format file Windows Media. Tetapi dapat juga mengimport file lain pada Windows Media seperti mengimport file biasa, contohnya :
–    File Video              : .asf, .avi, .m1v, .mp2, .mpe, .mpeg, .mpg, .mpv2, .wm, .wmv
–    File gambar           : .bmp, .dib, .emf, .gif, .jfif, .jpe, .jpeg, .jpg, .png, .tif, .tiff, .wmf
–    File Audio              : .aif, .aifc, .asf, .au, .mp2, .mp3, . mpa, .snd, .wav, .wma

Manfaat-manfaat dalam proses kita mengedit sebuah video dengan Windows Movie Maker:
·         Membuat tampilan video yang lebih menarik.
·         Dapat membuat sebuah video menjadi album.
·         Dapat menampilkan video dengan beberapa variasi musik.

Untuk memulai Windows Media Player dapat dilakukan dengan langkah-langkah seperti dibawah ini :
Clik Start –>  Buka Program –>  Cari Windows Movie Maker


 Menu-menu yang terdapat pada Window Movie Maker
      a.      Menu bar dan Toolbar
Menu bar merupakan fungsi-fungsi yang biasa digunakan untuk perintah-perintah, sedangkan Toolbar untuk melakukan perintah yang digunakan lebih cepat.
  
      b.      Movie Tasks Pane
Movie digunakan untuk membantu mengoperasikan perintah dalam pembuatan film. Cara menampilkannya yaitu :
Clik Menu View –>   Task Pane

Movie Task Pane berisi pilihan-pilihan untuk memulai pembuatan Film, seperti peng-capturan dan Import video, gambar serta audio dari file yang telah ada.

·         Edit Movie
Berisi pilihan-pilihan yang digunakan pada proses pembuatan film. Seperti melihat video, gambar, efek-efek audio dan video, transisi setiap perpotongan film dan gambar, membuat judul atau teks dan credits pada film. Serta dapat juga menggunakan AutoFilm untuk membuat film secara otomatis.
·         Finish Movie
Berisi pilihan-pilihan yang digunakan untuk menyimpan film yang sudah jadi. Contohnya untuk disimpan pada komputer, CD, dikirim sebagai attachment e-mail, ke Web atau ke tape pada Kamera DV.
·         Movie Making Tips
Berisi tips-tips yang dapat  gunakan sebagai pelengkap perintah umum yang ada pada Windows Movie Maker.

      c.      Collection Pane
Collections dapat digunakan untuk menampilkan collection yang berisi Klips. Collection berada di sebelah kiri dari Windows Movie Maker, cara untuk menampilkannya yaitu :
Click Menu View –> Collections (atau menggunakan Toolbar)

      d.     Preview (Monitor)
Fungsi Preview untuk menampilkan klip secara individu atau seluruh proyek. Dengan menggunakan preview (monitor), dapat melihat proyek sebelum menyimpannya sebagai film.

      e.      Storyboard dan Timeline
Area membuat dan mengedit proyek akan ditampilkan dengan dua tampilan, yaitu storyboard dan timeline.Perbedaan antara bekerja dengan storyboard atau timeline yaitu :
·         Storyboard
Menunjukkan bahwa perintah hanya dapat ditampilkan dengan storyboard saja. Storyboard menjadi default pada Windows Movie Maker, menggunakan storyboard untuk melihat rangkaian atau urutan klip pada proyek dan dengan mudah mengaturnya lagi jika diperlukan. Tampilan ini juga memungkinkan melihat efek-efek video atau transisi video yang ditambahkan.
·         Timeline
Menunjukkan bahwa perintah hanya dapat ditampilkan dengan timeline saja. Mempergunakan timeline untuk melihat kembali atau memodifikasi timing klip pada proyek, membesarkan atau mengecilkan gambar secara detail dari proyek, merekam narasi, atau mengatur level audio, transisi film, Title overlay untuk membuat teks di film. Waktu tampilkan sebagai jam:menit:datik, seper seratus detik (h:mm:ss:hs)

a.   Mengimport file
Mengimport file gambar bisa dari harddisk pada komputer, komputer jaringan, CD atau dari media penyimpanan yang lain. Ketika mengimport file pada Windows Movie Maker bisa mengimport satu atau beberapa file sekaligus.
Langkah-langkah mengimport yaitu :
·         Klik Import Picture / gambar di bagian Capture video
·         Muncul menu import untuk mencari file gambar yang kita simpan
·         Pilih file gambar yang kita inginkan
·         Klik import

b.   Menempatkan gambar ke Storyboard
Untuk menempatkan gambar kita tinggal memilih gambar di Collection lalu di drag ke storyboard.




c.   Memberikan pemisah atau transisi
Untuk memberikan pemisah setiap gambar kita harus menempatkan transisi di bagian potongan gambar yang sudah disediakan oleh Windows Movie Maker.
Transisi berada di Edit Movie, untuk memberikan transisi klik View Video Transisi lalu pilih salah satu model transisi setelah itu di Drag ke bawah  tempatkan di Posisi Transisi.

d.  Pemberian Efek pada gambar
Pemberian effek pada gambar agar gambar nampak lebih beda dari suasana yang aslinya.
Efek berada sama dengan transisi yaitu di Edit Movie dan cara penempatan efek juga sama yaitu dengan cara mendrag efek tempatkan pada posisi efek di storyboard.


·         Kelebihan dari sebuah WMM
Jika aplikasi sudah mendukung fasilitas impor maka sudah dipastikan akan sangat bermanfaat dan akan disukai banyak orang. Dalam hal ini Microsoft Windows XP bisa digunakan untuk mengimpor klip video dari camcorder analog atau VCR dengan menggunakan adapter yang murah. Sebagai gambaran beberapa fasilitas yang didukung oleh proses ini adalah:

1.      Mengimpor video klip dari video kamera digital
2.      Menyimpan seluruh koleksi video rumah di komputer PC
3.      Mengatur klip-klip sesuai dengan urutan yang kita inginkan
4.      Menggunakan efek Fade  atau Dissolve antar klip
5.      Menangkap gambar diam dari video klip
6.      Memberi judul, musik latarbelakang, efek suara, dan narasi suara ke dalamvidio.
7.      Menyimpan lebih dari 20 jam video untuk setiap Gigabyte ruang harddisk kita.
8.      Membuat katalog dan mengorganisir video kita dengan cepat dan mudah
9.     User friendly

10.   Tampilan yang mudah di mengerti
11.   Tidak membutuhkan skill khusus
12.   Animasi yang di sediakan cukup variatif
13.   Tidak membutuhkan spesifikasi & HDD terlalu besar
14.   User bisa mengatur kualitas dari editan yg di kerjakan serta batasan ukuranvideo


·         Kelemahan Windows Movie Maker
Terkadang sering not responding (entah saat export/import/save).
Terjadi penutup program kerja saat melakukan pengeditan WMM.

Sumber:

Sejarah Blender
Pada tahun 1988 Ton Roosendaal mendanai perusahaan yang bergerak dibidang animasi yang dinamakan NeoGeo. NeoGeo adalah berkembang pesat sehingga menjadi perusahaan animasi terbesar di Belanda dan salah satu perusahaan animasi terdepan di Eropa. Ton Roosendaal selain bertanggung jawab sebagai art director juga bertanggung jawab atas pengembangan software internal. Pada tahun 1995 muncullah sebuah software yang pada akhirnya dinamakan Blender. Setelah diamati ternyata Blender memiliki potensi untuk digunakan oleh artis –artis diluar NeoGeo. Lalu pada tahun 1998 Ton mendirikan perusahaan yang bernama Not a Number (NaN) Untuk mengembangkan dan memasarkan Blender lebih jauh. Cita – cita NaN adalah untuk menciptakan sebuah software animasi 3D yang padat, cross platform yang gratis dan dapat digunakan oleh masyarakat computer yang umum. Sayangnya ambisi NaN tidak sesuai dengan kenyataan pasar saat itu. Tahun 2001 NaN dibentuk ulang menjadi perusahaan yang lebih kecil NaN lalu meluncurkan software komersial pertamanya, Blender Publisher. Sasaran pasar software ini adalah untuk web 3D interaktif. Angka penjualan yang rendah dan iklim ekonomi yang tidak menguntungkan saat itu mengakibatkan NaN ditutup. Punutupan ini termasuk penghentian terhadap pengembangan Blender.
Karena tidak ingin Blender hilang ditelan waktu begitu saja, Ton Roosendaal mendirikan organisasi non profit yang bernama Blender Foundation. Tujuan utama Blender Foundation adalah untuk mempromosikan dan mengembangkan Blender sebagai proyek open source. Pada tahun 2002 Blender dirilis ulang dibawah syarat – syarat GNU General Public License.

A.    Pengertian Blender beserta Kegunaannya
Blender merupakan OSS (Open Source SOftware) atau istilah lainnya software yang dapat di gunakan di berbagai macam OS (Operating System). Ini digunakan untuk dikembangkan secara komersial, tetapi sekarang dirilis di bawah GPL (GNU General Public License).

Untuk spekifikasi yang dibutuhkan untuk penginstallan software ini sangatlah sederhana
·         Intel pentium III atau lebih/ AMD dsbg
·         Ram 64Mb
·         VGA 4Mb
·         Disk Space 35Mb
·         Windows 2000 dan lebih, Linux.
Blender dapat digunakan untuk membuat visualisasi 3D, siaran dan video berkualitas di bioskop, sedangkan untuk penggabungan mesin 3D real-time memungkinkan penciptaan konten 3D interaktif untuk pemutaran yang berdiri sendiri. Blender memiliki berbagai macam kegunaan termasuk pemodelan, menjiwai, rendering, texturing, menguliti, rigging, pembobotan, editing non-linear, scripting, composite, post-produksi dan banyak lagi.
Blender tersedia untuk berbagai sistem operasi, seperti:
·         Microsoft Windows
·         Mac OS X
·         Linux
·         IRIX
·         Solaris
·         NetBSD
·         FreeBSD
·         OpenBSD.
Perangkat lunak ini berlisensi GPL (GNU General Public License) dan kemudian kode sumbernya tersedia dan dapat diambil oleh siapa saja.

B.    Fitur – Fitur Blender
Blender memiliki fitur sama kuat mengatur dalam lingkup dan kedalaman ke ujung lain tinggi 3D software seperti Softimage | XSI, Cinema 4D, 3ds Max dan Maya. Perangkat lunak ini berisi fitur yang merupakan ciri khas dari model perangkat lunak high-end.  Perangkat lunak ini adalah Open Source yang paling populer grafis 3D aplikasi yang tersedia.
Fitur termasuk:
·         Model: Obyek 3D tipe, termasuk jerat poligon, permukaan NURBS, Bezier dan kurva B-spline; multiresolusi patung kemampuan; Modifier stack deformers; model Mesh; Python Scripting
·         Rigging: Skeleton kode ciptaan; Skinning; lapisan Bone; B-splines interpolated tulang
·         Animasi: animasi editor non-linear; Vertex framing kunci untuk morphing, animasi Karakter berpose editor; deformers animasi, pemutaran Audio; sistem kendala animasi
·         Rendering: raytracer inbuilt; oversampling, blor gerak, efek pasca produksi, ladang, non-square pixel, lapisan Render dan melewati; Render baking ke peta UV, Efek termasuk halo, suar lensa, kabut, vektor motion-blur proses pasca- , dan proses pasca-defocus; Ekspor naskah untuk penyaji eksternal
·         UV unwrapping: Laurent dan metode Berdasarkan Sudut unwrapping; unwreapping berdasarkan jahitan; falloff proporsional mengedit peta UV
·         Shading: membaur dan shader specular; Node editor; hamburan Bawah, shading Tangent; peta Refleksi
·         Fisika dan Partikel: sistem Partikel dapat dilampirkan ke mesh objek; simulator Fluida; solver Realtime tubuh lembut
·         Imaging dan Komposisi: multilayer OpenEXR dukungan; filter node komposit, konverter, warna dan operator vektor; 8 mendukung prosesor; sequencer realtime dekat; Bentuk gelombang dan U / V menyebar plits
·         Realtime 3D/Game Penciptaan: editor grafis logika; Bullet Fisika dukungan Perpustakaan; jenis Shape: polyhedron Convex, kotak, bola, kerucut, silinder, kapsul, majemuk, dan mesh segitiga statis dengan mode auto penonaktifan; tabrakan Diskrit; Dukungan untuk kendaraan dinamika; Mendukung semua modus pencahayaan OpenGL; Python scripting; Audio
·         Lintas Platfrom dengan GUI OpenGL seragam pada semua Platfrom ,siap untuk digunakan untuk semua versi windows (98, NT, 2000, XP), Linux,OS X , FreeBSD, Irix, SUN dan berbagai Sistem Oprasi lainnya .
·         Kualitas tinggi arsitektur 3D yeng memungkinkan penciptaan cepat dan efisiens .

C.    Kelebihan Blender
Blender adalah salah satu software open source yang digunakan untuk membuat konten multimedia khusunya 3Dimensi, ada kelemahan dan beberapa kelebihan yang dimiliki Blender dibandingkan software sejenis. Berikut kelebihannya :
      ·         Open Source
      ·         Multi Platform
      ·         Update
      ·         Free
      ·         Lengkap
      ·         Ringan
      ·         Komunitas Terbuka

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar